oli transmisi

Mengapa Warna Oli Kendaraan Bisa Berubah?

Frito – Apakah Anda pernah memperhatikan montir saat bekerja mengganti oli mobil kendaraan Anda? Jika iya, dapat Anda lihat bahwa warna oli transmisi yang semula keemasan berubah menjadi hitam legam. Apakah hal ini mengidikasikan bahwa oli mobil anda sudah harus diganti atau justru anda bisa membiarkannya sampai pada jadwal ganti oli selanjutnya?

oli transmisi

Oli menjadi salah satu komponen penting bagi mesin kendaraan Anda. Oli yang secara berkala dan teratur diganti akan membuat mesin kendaraan menjadi lebih awet dan tetap prima saat digunakan. Kualitas oli yang dipakai juga menjadi faktor penting dalam menjaga performa kendaraan. Jika oli yang digunakan buruk, maka oli akan cepat memuai ketika mesin dipanaskan. Hal ini akan membuat setiap komponen mesin kehilangan pelumasnya dan kemudian bukan tidak mungkin akan terjadi penurunan performa akibat mesin yang aus.

Sederhananya, alasan mengapa warna oli bisa berubah karena terdapat gesekan antar logam di dalam mesin serta adanya proses pembakaran yang menghasilkan energi panas. Energi panas inilah yang dapat merubah warna pada oli yang semula jernih keemasan menjadi berwarna hitam legam. Berhubungan dengan hal ini, mesin kendaraan yang mudah mengalami overheat akibat posisi setelan kopling yang kurang pas dan lain sebagainya juga dapat menyebabkan oli menghitam dan menguap dengan cepat. Hal ini sering dialami pada mesin kendaraan yang sudah tua atau kondisi kendaraan yang jarang dilakukan pemeriksaan. Selain masalah overheat, warna oli juga menandakan jarak tempuh yang dilakukan oleh kendaraan Anda selama pemakaian. Semakin sering digunakan maka warna oli akan semakin cepat berubah hitam

Namun apakah warna oli yang menghitam dapat mengindikasikan bahwa sudah saatnya oli mobil atau kendaraan Anda diganti dengan yang baru? Jawabannya adalah belum tentu harus diganti. Warna oli yang kehitaman bukan melulu berarti bahwa sudah waktunya Anda mengganti oli. Sebabnya, oli yang masih baru jika dituangkan ke mesin akan secara otomatis berubah warna menjadi hitam, selain karena tercampur dengan sisa oli lama yang sedikit tertinggal, juga karena adanya reaksi-reaksi yang dihasilkan oleh komponen-kompenen mesin di dalam kendaraan. Hal ini berarti, tidak ada patokan khusus untuk mengganti oli akibat warna oli yang berubah, melainkan ketepatan waktu servis yang dilakukan berkala serta mengikuti anjuran panduan servis dari pabrikannya.

Untuk mengatasi masalah-masalah di atas, Anda dapat memasang oil cooler atau rajin mengganti filter oil yang sudah rusak agar lebih maksimal dalam menyaring oli. Selain itu, tentu saja menerapkan kebiasaan berkendara yang baik dan merawat mobil kesayangan dengan melakukan servis secara teratur menjadi kunci terjaganya performa kendaraan sehingga mampu memberikan rasa nyaman dalam berkendara.

Previous Post Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published.